Hikmah Kehidupan

Archive for the category “Muhasabah”

Aku Ingin Terbang, Namun Sayapku Hanya Satu

Malam itu Kalya sedang asyik membaca sebuah novel “Ketika Mas Gagah Pergi” yang baru saja dirilis, Asma Nadia Publishing. Membaca memang salah satu hobi dari Kalya, selain melukis. Biasanya ia membaca di malam hari, sebelum tertidur lelap.

Kalya seorang gadis berusia 23 tahun, berperangai baik, sopan lagi santun, cantik, cerdas dan yang menambahkan sempurna dirinya ialah dia juga wanita muslimah yg sholehah. Maka tak heran, jika di sekolah dan kampusnya dahulu ia kuliah, Kalya begitu di kagumi oleh teman2 nya juga para staf pengajar.

Hari demi hari di jalani Kalya dengan sangat bahagia. Karena ia berasal dari keluarga yang serba cukup, dan memiliki latar belakang agama yg cukup baik. Meskipun mereka bukan datang dari kalangan keluarga santri, namun karena pemahaman ilmu agama keluarga mereka baik, maka keluarga mereka pun cukup disegani di lingkungannya.

Baca lebih lanjut…

Iklan

Bersyukur Dan Bersabar

Ketika malam datang bersama gugusan bintang dengan kilaunya yang menawan…
Saat itu pula ku tatap langit-langit kamarku, tanpa sadar kutemui satu titik yang tiba-tiba, dia bertanya padaku :

Ada apa sahabatku?? Mengapa engkau bersedih??
Bukankah Allah Swt telah memberikan banyak sekali nikmat padamu??
Bukankah kamu telah diberi jasmani yang sehat, akal pikiran yang dapat kamu pergunakan dengan baik, anggota tubuh yang lengkap, dan bukankah semua hal yang baik dapat kamu lakukan dengan apa yang kamu miliki tersebut???

Lalu kini, kulihat air matamu berlinang sangat deras sekali…
Ada apa sahabatku?? Bukankah hanya Allah Azza Wa Jalla, yang dapat menghilangkan sedihmu itu??
Lalu, untuk apalagi air matamu itu??

Wahai sahabatku yang dimuliakan Allah, tataplah langit malam diluar sana..
Tataplah gumpalan-gumpalan awan, titik-titik cahaya bintang dan sinar rembulan di langit sana..
Mereka tidak pernah bersedih, walaupun setiap malam mereka harus menjalankan tugasnya tersebut…
Sahabatku, jadikan air matamu itu sebagai bukti bahwa, kamu benar-benar belajar dari alam, yang tanpa se-izinNya-lah alam ini bisa ada atau tidak…

Sahabat, air matamu itu hanya patut kau kemas untuk Allahu Rabbul’alamin, yang telah dengan kuasaNya-lah menciptakan langit, bumi, matahari, dan sebagainya, termasuk diri kita dan perangkat-perangkat yang ada di diri kita ini…

Banyak-banyaklah bersabar dan bersyukur, tetapkan cintamu pada Allahu Ya Waddud dan Rasulullah Ya Habiballah…
Kuatkan terus sikap Istiqomahmu di jalanNya…

Bersyukur kepada Allah…Bersabar taat pada Allah…

Wallahu’alam

Harapku Kepada-Mu

Wahai Rabb-ku,
Bia dosaku bertambah banyak
aku tahu ampunan-Mu lebih Agung…

Jika tidak ada yang pantas memohon kepada-Mu,
kecuali orang baik, maka kepada siapa lagi seorang pendosa
memohon dan mencari perlindungan?

Tiada jalanku kepada-Mu,
kecuali dengan ridha-Mu,
indahnya ampunan-Mu, dan aku sebagai seorang Muslim…

Post Navigation